Installation PostgreSQL
Panduan ini akan membantu Anda menginstal PostgreSQL di berbagai sistem operasi.
1. Instalasi di Linux (Debian/Ubuntu)
a. Menambahkan Repository PostgreSQL
sudo apt update
sudo apt install -y postgresql postgresql-contrib
b. Memeriksa Status PostgreSQL
sudo systemctl status postgresql
Jika belum berjalan, mulai layanan dengan:
sudo systemctl start postgresql
2. Instalasi di macOS (Menggunakan Homebrew)
a. Menginstal PostgreSQL
brew install postgresql
b. Memulai Layanan PostgreSQL
brew services start postgresql
c. Memverifikasi Instalasi
psql --version
3. Instalasi di Windows
a. Mengunduh PostgreSQL
Unduh PostgreSQL dari situs resmi: https://www.postgresql.org/download/
b. Menjalankan Installer
- Jalankan installer dan ikuti petunjuk.
- Pilih lokasi instalasi dan atur kata sandi untuk pengguna
postgres
. - Pastikan untuk menginstal pgAdmin jika ingin menggunakan GUI.
c. Menjalankan PostgreSQL
Setelah instalasi selesai, PostgreSQL dapat dijalankan melalui pgAdmin atau dengan Command Prompt:
psql -U postgres
4. Menghubungkan ke PostgreSQL
Gunakan perintah berikut untuk masuk ke shell PostgreSQL:
sudo -u postgres psql # Linux
psql -U postgres # Windows
Untuk keluar dari shell PostgreSQL:
\q
5. Menghapus PostgreSQL
a. Di Linux (Debian/Ubuntu)
sudo apt remove --purge postgresql postgresql-contrib -y
b. Di macOS
brew uninstall postgresql
c. Di Windows
Gunakan Control Panel > Programs and Features untuk menghapus PostgreSQL.
Configuration PostgreSQL
Setelah menginstal PostgreSQL, langkah berikutnya adalah konfigurasi agar sesuai dengan kebutuhan sistem Anda.
1. Mengedit File Konfigurasi
File utama untuk konfigurasi PostgreSQL adalah postgresql.conf
. Lokasi defaultnya:
/etc/postgresql/{versi}/main/postgresql.conf # Debian/Ubuntu
/var/lib/pgsql/{versi}/data/postgresql.conf # CentOS/RHEL
Untuk mengedit, gunakan editor teks:
sudo nano /etc/postgresql/{versi}/main/postgresql.conf
2. Mengatur Akses Koneksi
File pg_hba.conf
mengontrol siapa yang dapat mengakses database:
/etc/postgresql/{versi}/main/pg_hba.conf # Debian/Ubuntu
/var/lib/pgsql/{versi}/data/pg_hba.conf # CentOS/RHEL
Edit file ini dan tambahkan:
host all all 0.0.0.0/0 md5
Lalu restart PostgreSQL:
sudo systemctl restart postgresql
3. Mengizinkan Koneksi Jarak Jauh
Ubah parameter berikut di postgresql.conf
:
listen_addresses = '*'
Setelah itu, restart PostgreSQL:
sudo systemctl restart postgresql
4. Mengubah Port Default PostgreSQL
Secara default, PostgreSQL berjalan di port 5432
. Untuk mengubahnya, edit postgresql.conf
:
port = 5433 # Contoh perubahan ke 5433
Restart layanan setelah mengubah port:
sudo systemctl restart postgresql
5. Menjalankan PostgreSQL sebagai Service
Agar PostgreSQL berjalan otomatis setelah booting:
sudo systemctl enable postgresql
6. Kesimpulan
Dengan konfigurasi ini, PostgreSQL siap digunakan baik untuk koneksi lokal maupun jarak jauh. Pastikan untuk mengamankan database dengan pengaturan firewall dan autentikasi yang sesuai.